Pergerakan Harga Dinar 24 Jam

Dinar dan Dirham

Dinar dan Dirham
Dinar adalah koin yang terbuat dari emas dengan kadar 22 karat (91,7 %) dan berat 4,25 gram. Dirham adalah koin yang terbuat dari Perak Murni dengan berat 2,975 gram. Khamsah Dirham adalah koin yang terbuat dari Perak murni dengan berat 14,875 gram. Di Indonesia, Dinar dan Dirham diproduksi oleh Logam Mulia, unit bisnis dari PT Aneka Tambang, Tbk, dan oleh Perum PERURI ( Percetakan Uang Republik Indonesia) disertai Sertifikat setiap kepingnya.

29 Juni 2009

Harga Dinar/Emas Tidak Mengenal Batas Atas ...

Judul tulisan ini saya ambilkan dari pendapat Peter Munk di Financial Times.

Peter Munk ini adalah pendiri dan juga Chairman dari perusahaan penambang emas terbesar di dunia yaitu Barrick. Peter yang saat ini berusia 82 tahun, sudah menghabiskan ¾ usianya atau sekitar 60 tahun di industri penambangan emas, jadi pendapat yang dia ungkapkan tentu bukannya pendapat sembarang orang.

Berikut adalah ringkasan dari pendapat sang empu emas dunia tersebut :

· Dulu orang berasumsi bahwa investasi paling aman yang bisa dilakukan orang di jaman modern ini adalah investasi di sahamnya UBS Swiss; tetapi gara-gara asumsi ini milyaran Dollar investasi tersapu bersih oleh krisis yang sedang melanda.

· Investor besar maupun kecil kini sulit sekali menjawab pertanyaan sederhana : Apakah ada tempat yang aman di jaman ini untuk berinvestasi yang tidak merugi karenanya ? Karena tidak mudahnya menjawab pertanyaan ini, banyak orang menjadikan emas sebagai safe haven – tempat perlindungan yang aman untuk investasinya.

· Emas yang bulan Februari lalu mencapai angka US$ 1,000/oz; memang tidak tertutup kemungkinan kalau untuk sementara harga itu adalah harga yang sudah ketinggian (inflated) – artinya harga ini kemungkinan akan terkoreksi turun sementara seperti yang terjadi hari-hari ini.

· Namun juga sebaliknya bisa terjadi. Karena pasar emas adalah pasar yang relatif kecil di dunia, kalau ada beberapa bank sentral dunia atau satu bank sentral UAE misalnya tidak percaya bahwa upaya Obama untuk menyelamatkan ekonomi Amerika akan berhasil, kemudian bank sentral tersebut mengubah (sebagian) cadangannya dari US$ menjadi emas – maka beberapa keputusan semacam ini akan cukup melambungkan harga emas dunia ke angka diatas US$ 2,000,-.

· Ekonomi dunia bisa saja pulih, namun trauma atau perasaan tidak aman investasi di saham/surat berharga kemungkinan akan terus berlanjut – artinya safe haven emas tetap diperlukan.

· Peluang lain ketika ekonomi pulih adalah kebutuhan orang akan perhiasan akan naik. Karena industri perhiasan ini mewakili 58% kebutuhan emas dunia, maka kebangkitan industri perhiasan ini akan secara significant menaikkan kebutuhan emas dunia – yang berarti juga kenaikan harga.

Atas dasar pendapat Peter Munk dengan pengalamannya di industri emas yang 60 tahun , ditambah poin–poin tersebut diatas – maka saya cenderung sependapat dengan Peter ini – bahwa tidak ada batas atas dari harga emas; artinya harga emas bisa naik ke angka berapa saja – meskipun tidak ada yang tahu persis kapan hal ini bisa terjadi.

Kesetujuan saya dengan pendapat tersebut juga sejalan dengan statistik harga Dinar 40 tahun terakhir yang saya sajikan berdasarkan data harga emas dari Kitco seperti grafik diatas.

Jadi harga emas/Dinar yang saat ini ‘relative rendah’ bisa-bisa saja turun lagi dalam waktu dekat ini, namun faktor-faktor yang akan mendorongnya naik (kembali) juga tidak kalah besarnya. Wallahu A’lam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

silakan masukkan komentar dan pertanyaan anda disini

Disclaimer

Meskipun seluruh tulisan dan analisa di blog ini adalah produk dari kajian yang hati-hati dan dari sumber-sumber yang umumnya dipercaya di dunia bisnis, pasar modal dan pasar uang; kami tidak bertanggung jawab atas kerugian dalam bentuk apapun yang ditimbulkan oleh penggunaan analisa dan tulisan di blog ini baik secara langsung maupun tidak langsung.

Menjadi tanggung jawab pembaca sendiri untuk melakukan kajian yang diperlukan dari sumber blog ini maupun sumber-sumber lainnya, sebelum mengambil keputusan-keputusan yang terkait dengan investasi emas, Dinar maupun investasi lainnya.