Sekilas Info

TELAH TERSEDIA !!!!

H4S (Herbal 4 Sunnah
)

Herbal kombinasi 4 tanaman obat terbaik dunia yaitu Habbatussauda (dengan kandungan Nigellone 27,5 %), Zaitun, VCO (Virgin Coconut Oil) dan Buah Merah dari Papua.

Harga Rp 75.000 isi 60 kapsul.

DINAR Emas memiliki 3 fungsi : Sebagai alat tukar, timbangan yang adil dan perlindungan Nilai. Dinar Emas untuk membangun ketahanan ekonomi dan memakmurkan ummat, tetapi tidak untuk ditimbun

Dasar/Hadits Diperbolehkannya Perdagangan Dinar (Emas)

Hadits Riwayat Muslim, Abu Daud, Tirmidzi, Nasa’i, dan Ibn Majah, dengan teks Muslim dari ‘Ubadah bin Shamit, Nabi Muhammad SAW bersabda : “ (Juallah) emas dengan emas, perak dengan perak, gandum dengan gandum, sya’ir dengan sya’ir, kurma dengan kurma, dan garam dengan garam (dengan syarat harus) sama dan sejenis serta secara tunai. Jika jenisnya berbeda, juallah sekehendakmu jika dilakukan secara tunai ”

Pergerakan Harga Dinar 24 Jam

Dinar dan Dirham

Dinar dan Dirham
Dinar adalah koin yang terbuat dari emas dengan kadar 22 karat (91,7 %) dan berat 4,25 gram. Dirham adalah koin yang terbuat dari Perak Murni dengan berat 2,975 gram. Khamsah Dirham adalah koin yang terbuat dari Perak murni dengan berat 14,875 gram. Di Indonesia, Dinar dan Dirham diproduksi oleh Logam Mulia, unit bisnis dari PT Aneka Tambang, Tbk, dan oleh Perum PERURI ( Percetakan Uang Republik Indonesia) disertai Sertifikat setiap kepingnya. Dinar dan Dirham saat ini belum diakui secara resmi oleh Pemerintah sebagai alat tukar, sehingga pengenalan kembali Dinar dan Dirham di kalangan umat, digunakan pendekatan sebagai bentuk investasi/tabungan dan pelindung aset/harta umat. Dinar sebagai mata uang yang berasal dari Dunia Islam, sepanjang sejarah telah terbukti memiliki daya beli yang stabil lebih dari 1400 tahun. Dinar dapat digunakan sebagai investasi/tabungan jangka menengah/panjang, sangat cocok untuk rencana jangka panjang seperti menunaikan ibadah haji, biaya pernikahan anak, biaya sekolah anak, biaya membeli/perbaikan rumah, warisan (Islam melarang kita meninggalkan keturunan yang lemah) dan lain sebagainya. Beban biaya dan kebutuhan hidup yang semakin berat memang tidak terasa ... dengan asumsi inflasi 7,5 % per tahun saja, biaya hidup kita dalam Rupiah akan meningkat lebih dari 100 % dalam 10 tahun mendatang. Kekuatan khasanah keadilan mata uang Dinar dapat dimanfaatkan untuk melindungi aset/harta kita dari kehancuran/penurunan nilai uang seperti yang pernah terjadi di Indonesia, yaitu Sanering Rupiah tahun 1965 dan Krisis Moneter tahun 1997-1998.

07 Maret 2014

Wabah dan Penyakit Kronis Finansial…

Ketika Anda terkena flu dan bersin di ruang publik, besar kemungkinan kerumunan orang di sekitar Anda akan ikut terkena flu. Seperti inilah situasi pasar financial global di era teknologi informasi. Eropa yang bersin-bersin beberapa tahun ini - terakhir hari-hari ini Ukraina – bisa membuat negara-negara dalam ‘kerumunan’nya ikut terkena flu. Sama dengan ketika Thailand bersin di tahun 1997 , yang kemudian terkena ‘sakit flu parah’ malah Indonesia. Bagaimana wabah ini menyerang urusan finansial Anda dan bagimana Anda bisa menghindarinya ?

Rata-rata orang Indonesia mengalami dampak ‘flu berat’ Indonesia pada tahun 1997 tersebut. Penghasilan kita bila dinilai dalam mata uang Dollar atau dinilai dengan emas saat itu terpotong sampai kisaran 75 %. Tidak semua terkena memang, sama dengan dalam setiap wabah penyakit – orang yang fit kondisinya dia bisa saja selamat dari serangan wabah yang hebat sekalipun.

Siapa orang-orang yang fit dan terbebas dari wabah finansial tersebut ?, dari pengalaman tahun 1997 kita tahu bahwa mereka yang fit ini adalah mereka-mereka yang mayoritas assetnya berupa benda riil atau terkait langsung dengan benda riil yang dimiliki atau dihasilkannya.

Petani kakao, cengkeh, kopi, sawit dlsb. yang orientasi produknya untuk ekspor menjadi orang-orang yang beruntung saat itu. Dalam nilai Dollar penjualan ekspor mereka tidak mengalami perubahan, namun karena Rupiah yang merosot tinggal ¼-nya membuat income mereka melonjak 4 kalinya dalam Rupiah.

Kelompok pegawai adalah yang paling rentan dalam menghadapi wabah financial seperti yang terjadi pada krismon 1997 tersebut. Pertama gaji mereka tidak mengalami banyak perubahan, sementara barang-barang kebutuhan apalagi yang mengandung komponen impor melonjak harganya.

Kedua jerih payah mereka bertahun-tahun yang tersimpan dalam asuransi, dana pensiun, tunjangan hari tua dlsb. tergerus nilainya tinggal seperempatnya. Ibarat bongkahan batu karang, krismon 1997 adalah ombak besar yang menghanyutnya ¾ bongkahan batu karang tersebut. Kemudian sisa yang ¼-nya terkikis secara perlahan tetapi pasti oleh apa yang disebut inflasi !.

Penyakit kronis yang bernama inflasi ini-pun juga tidak kalah dasyatnya dalam menggerogoti asset dan penghasilan pegawai.

Selama sepuluh tahun terakhir saja  harga barang-barang secara umum di Indonesia naik sebesar 90 %, artinya bila akhir tahun 2004 sebuah barang harganya 100, akhir 2013 harga barang tersebut menjadi 190. Harga makanan lebih menyolok lagi, yaitu bahan makanan yang berharga 100 pada akhir 2004, menjadi 253 pada akhir 2013.


Inflasi 2005-20013 (BPS)

Lantas bagaimana kita semua bisa melindungi asset dan penghasilan kita dari wabah finansial dan penyakit kronis inflasi tersebut ? Asset-asset riil umumnya bisa melindungi kita dari wabah maupun  penyakit kronisnya.

Emas atau Dinar yang dalam beberapa bulan terakhir banyak dihindari orang justru ketika harganya lagi murah, sebenarnya malah terbukti selama 10 tahun terakhir mampu mengungguli seluruh inflasi harga-harga umum maupun harga makanan. Emas Anda yang berharga 100 pada akhir tahun 2004, menjadi 408 pada akhir 2013 !


Kenaikan Harga-Harga 2005-2013

Maka saya mengulangi statement saya sebelumnya, bahwa saat terbaik untuk melakukan investasi adalah justru ketika orang kebanyakan rame-rame sedang melupakannya. Statistik yang loud and clear tersebut di atas, bisa menjadi dasar bagi yang berinvestasi karena memang tahu – dan bukan karena ikut-ikutan. InsyaAllah.

25 Februari 2014

Herbal Perdana Produk TAWAF…



Herbal 4 Sunnah
Alhamdulillah telah kami luncurkan  herbal pertama dari program TAWAF. Herbal perdana ini kami beri nama Herbal 4 Sunnah yang mengkombinasikan empat tanaman obat terbaik dunia. Maka tentu tidak berlebihan – karena memang ada dasarnya – kalau kita promosikan bahwa herbal yang didanai oleh dana wakaf ini sebagai obat untuk seluruh jenis penyakit kecuali mati !

Tanaman pertama yang kami gunakan sebagai bahan obat ini adalah Habbatussauda  yang dalam suatu hadist sahih  diriwayatkan dari Aisyah Radhiallahu ‘Anha bahwa: “ Sesungguhnya Habbatus Sauda’ ini merupakan obat bagi setiap penyakit, kecuali saam. Aku bertanya, “Apakah saam itu?”. Beliau menjawab, “Kematian.”” (HR Bukhari)
Senada dengan ini juga hadits : “Tidak ada suatu penyakit, kecuali penyembuhannya ada didalam Habbatussauda.” (HR. Muslim).
Habbatussauda yang kami gunakan adalah yang terbaik dengan kandungan Nigellone tertinggi 27.5 % - sementara rata-rata Habbatussauda (Nigella sativa) yang ada di pasaran hanya memiliki Nigellone sekitar 7.6 %. Nigellone atau bahasa obatnya disebut dythimoquinone inilah yang memiliki berbagai efek penyembuhan yang sudah terindentifikasi itu, bisa jadi banyak zat lain yang belum teridentifikasi oleh ilmu manusia hingga saat ini.
Tanaman kedua yang kami gunakan adalah Zaitun yang dalam hadits disebutkan menyembuhkan 70 macam penyakit, diantaranya adalah penyakit kusta. Tanaman dari pohon yang diberkahi ini disebutkan sampai setidaknya tujuh kali dalam Al-Qur’an, dan secara ilmiah-pun telah terbukti efektif mencegah dan mengobati sejumlah penyakit seperti jantung, cancer, diabetes dlsb.
Tanaman ketiga yang kami gunakan adalah kelapa, yaitu Virgin Coconut Oil (VCO). VCO mengandung hampir 50% asam laurat – yang biasanya juga dihasilkan oleh ASI (Air Susu Ibu). Asam laurat ini memiliki sifat antimikroba, antijamur dan antivirus. Bahkan VCO dipercaya bisa memperlambat pertumbuhan virus pada pasien HIV/AIDS ya antara lain karena sifatnya yang antivirus tersebut.
Tanaman keempat yang kami gunakan hanya sekitar 2 % adalah adalah buah merah (Pandanus conoideus), tanaman asli Papua ini mengandung banyak sekali beta carotene – yang berperan antara lain sebagai antioksidan yang meningkatkan daya tahan tubuh. Buah merah juga mengandung Tocopherol yang bisa memperbaiki kerja pankreas, sehingga dapat mencegah atau mengobati penyakit seperti diabetes dlsb.
Dengan ramuan unggulan yang dilakukan oleh ahlinya dan diproduksi dengan standar tinggi, maka insyaAllah obat untuk segala macam penyakit – yang selama ini kita dengar dari hadist-hadits sahih tersebut, kini bener-bener ada di sekitar kita.
Tentu bukan obat ini yang menyembuhkannya – hanya Allahlah yang bisa menyembuhkan penyakit kita itu. Tetapi Allah melalui RasulNya, menyampaikan sarananya antara lain ya melalui obat untuk segala macam penyakit (Habbatussauda) ini – maka sudah sepantasnyalah kalau kita juga berobat dengan sarana yang ditunjukanNya ini. Lha wong dikasih obat dokter saja kita percaya, pasti kita bisa lebih percaya lagi bila itu datangnya dari rasulNya.
Karena herbal ini kami produksi dengan dana wakaf, maka kami arahkan manfaatnya untuk bisa terus berputar mengobati masyarakat seluas mungkin. Bagi yang tidak mampu, bisa memperoleh obat ini secara gratis. Bagi yang kurang mampu, dapat memperoleh obat ini dengan harga subsidi. Dan bagi yang mampu seperti Anda-Anda pembaca situs ini, Anda bisa membeli dengan harga normalnya. Dengan membeli pada harga normal ini, Anda akan berkontribusi terhadap kelangsungan produksi obat-obat berikutnya karena seluruh keuntungan dari penjualan harga normal akan menjadi dana wakaf berikutnya.
InsyaAllah langkah kecil untuk ikut memberikan solusi penyembuhan penyakit-penyakit yang banyak diderita di masyarakat itu telah kita mulai bersama dan Anda semua bisa berpartisipasi dalam program TAWAF ini. Namun karena kemampuan yang masih terbatas, maka herbal ini belum dipasarkan secara luas malalui jalur distribusi umum. Baru sebatas untuk keperluan komunitas-komunitas yang terkait, oleh karenanya silahkan menghubungi kami bila Anda tertarik untuk ikut menyehatkan masyarakat dengan sunnah nabiNya ini.
Program produksi obat atau herbal dengan dana wakaf ini juga merupakan jawaban dan langkah awal konkrit kita untuk bisa mengindarkan dari obat-obat yang tidak jelas kehalalannya. Semoga dimudahkan olehNya jalan selanjutnya. Amin.

18 Februari 2014

Dinar Dan Emas Di Tahun Politik…

Untuk menjawab keingin tahuan pembaca situs ini tentang trend harga emas dan Dinar di tahun politik 2014 ini, seperti biasa jawaban saya adalah saya juga tidak tahu. Terlalu banyak faktor yang bisa mempengaruhinya sehingga sulit untuk membuat perkiraan yang akurat. Meskipun demikian berdasarkan statistik-statistik yang ada, kita bisa menduganya – dengan catatan bila perilaku sejarah berulang.

Alhamdulillah tanpa terasa kami di Gerai Dinar sudah mencatat secara otomatis perubahan harga emas dan Dinar setiap enam jam sejak enam tahun lalu (2008). Jadi terkumpul data yang lumayan besar untuk kepentingan analisa statistik. Selama periode enam tahun ini tentu juga sudah melalui periode Pemilu Legislatif maupun Pemilu Eksekutif.

Walhasil bila perilaku sejarah berulang, yaitu adanya gejolak politik, kegaduhan dan ketidak pastian sesaat – maka perilaku pasar khususnya nilai tukar Rupiah juga akan demikian. Rupiah melemah pada saat ketidak pastian muncul, kemudian menguat kembali ketika hasil Pemilu sudah final dan hasilnya seperti yang ditunggu pasar.

Trend Harga Dinar 2008-2014
Dalam kaitan harga emas atau Dinar dapat dilihat di grafik pada area yang saya lingkari. Saat-saat proses Pemilu berlangsung, harga emas melonjak kemudian kembali stabil ketika tahapan Pemilu selesai. Pada tahun Pemilu 2009, harga emas secara keseluruhan naik sekitar 14 % sepanjang tahun tersebut.

Apakah pada tahun Pemilu 2014 ini akan berulang ?, Selain Allah tidak ada yang bisa tahu peristiwa sebelum terjadinya. Hanya saja pemilu 2014, khususnya pada masa-masa Pemilu Eksekutif – ketidak pastiannya akan jauh lebih tinggi ketimbang Pemilu Eksekutif 2009. Mengapa ?

Pada tahun 2009, incumbent presiden mencalonkan kembali, dan pasar sepertinya tahu bahwa saat itu calon incumbent memiliki peluang terbaiknya. Pemilu Eksekutif tahun 2014 ini pasar bener-bener blank, setidaknya sampai saat ini kita belum tahu persis siapa-siapa yang akan berpeluang terbaik memasuki ronde final dari Pemilu Eksekutif nanti. Menambah tingkat ketidak pastian ini pula ketika ada candidate yang diharapkan oleh masyarakat, tetapi  pencalonannya dari partai yang bersangkutan masih penuh misteri.

Jadi untuk faktor domestik khususnya yang terkait dengan nilai tukar Rupiah yang secara otomatis berpengaruh pada harga emas, ketidak pastiannya akan cenderung lebih besar ketimbang Pemilu 2009. Artinya kalau toh pola yang sama yang terjadi, maka bisa jadi selama tahapan Pemilu Eksekutif khususnya – harga emas dan Dinar akan cenderung meningkat lebih besar ketimbang 2009 dan baru stabil setelah pemilu memberikan hasil yang diharapkan pasar.

Perkembangan Harga Emas Dunia 2014
Selain faktor Rupiah dalam negeri, tentu saja harga emas atau Dinar di Indonesia  digerakkan utamanya oleh harga emas dunia. Untuk enam pekan pertama di tahun 2014 ini, nampaknya harga emas dunia kembali menemukan jati dirinya. Tidak lagi terombang-ambing oleh berbagai isu tapering yang dilakukan oleh Federal Reserve – Amerika Serikat. Oleh karenanya harga emas dunia sudah naik diatas 10 % sejak 1 Januari 2014 hingga kini. Di Rupiahnya kenaikan ini belum nampak, karena Rupiah yang sedang menguat akhir-akhir ini.

Jadi bagi Anda yang ingin menambah tabungan Dinarnya, bulan-bulan ini kemungkinan adalah waktu terbaiknya sebelum harga emas dalam US Dollar terus menguat dan sebelum ketidak pastian politik di dalam negeri mencapai puncaknya.

Sebaliknya bagi yang ingin menjual, bila karena kebutuhan Anda perlu menjual tabungan emas atau Dinar Anda – maka Anda dapat lakukan kapan saja. Hanya saja bila belum terlalu perlu untuk menjualnya, Anda mungkin akan tertarik untuk melihat dahulu trend beberapa bulan kedepan. Di saat ketidak pastian politik meningkat, Anda lebih butuh proteksi terhadap hasil jerih payah Anda. Dan hingga kini seperti yang tergambar dalam grafik enam tahun tersebut di atas, Dinar atau emas tetap memberikan proteksi nilai dan likwiditas yang paling efektif. InsyaAllah.

08 Januari 2014

Agar Kita Tidak ‘Makan’ Emas Kita…



Source: World Gold Council 2013
Bila saja ekonomi dunia bisa disederhanakan dan dilihat dari sudut pandang penguasaan emas, maka dengan mudah kita bisa melihat ketimpangan ekonomi dunia saat ini. Amerika Serikat yang penduduknya hanya 4.5 % dari penduduk dunia, menguasai 28 % cadangan emas dunia. Masyarakat Eropa dengan 4.8 % penduduk dunia, menguasai 49 % cadangan emas dunia. Sementara itu gabungan negara-negara anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI) dengan 23 % penduduk dunia, hanya menguasai 7 % dari cadangan emas dunia.

Cadangan emas yang saya maksud disini adalah cadangan emas yang dikuasai oleh bank sentral masing-masing negara. Sumber datanya adalah dari World Gold Council  per Desember 2013.

Nampaknya penguasaan cadangan emas ini juga berkorelasi dengan tingkat pendapatan penduduknya. Amerika memiliki GDP per capita hampir US$ 50,000,-, Eropa di kisaran angka US$ 33,500,- sementara rata-rata penduduk negeri-negeri OKI hanya berpenghasilan sekitar US$ 3,850,- per capita.

Apa penyebab ketimpangan ini ? ini seperti ayam dan telur. Ada ayam dahulu kemudian ada telur atau sebaliknya ada telur dahulu baru kemudian lahir ayam. Jawabannya jelas, keduanya memungkinkan. Ada ayam dahulu kemudian bertelur atau ada telur dahulu kemudian lahir ayam.

Demikian pula dengan emas dan penguasaan ekonomi. Bisa karena kemakmurannya maka negeri-negeri kaya menguasai emas, tetapi bisa juga sebaliknya karena tidak mengusai (menggunakan) emasnya dengan baik – maka negeri-negeri mudah termiskinkan.

Negeri-negeri dengan cadangan emas rendah  menjadi lebih labil ekonominya dan rentan terhadap devaluasi mata uangnya. India dan Indonesia yang mata uangnya terkoreksi significant sepanjang 2013 lalu misalnya, keduanya memiliki cadangan emas yang rendah. India cadangan emasnya 7 %, mata uangnya tahun lalu terkoreksi 14 %. Indonesia cadangan emasnya 3.5 %, terkoreksi sampai 26 % !

Data-data ini bisa jadi tidak hubungannya,  tetapi bisa juga erat kaitannya dengan penguasaan hasil-hasil sumber daya alam di negara-negara yang bersangkutan. Indonesia misalnya ironi sekali kita hanya memiliki cadangan emas 3.5 % dari cadangan total kita, padahal negeri ini adalah produsen emas ke 7 dunia dengan produksi sekitar 182.4 ton per tahun. Lha kok cadangan emas kita di bank sentral hanya 78.1 ton setelah 68 tahun merdeka ? ke mana produksi emas kita setiap tahunnya ?

Ketika kekayaan kita good money ( emas, hasil tambang ) ditukar dengan bad money (US$ dan uang kertas lainnya) secara terus menerus sejak negeri ini merdeka hingga kini, inilah yang kemudian mengindikasikan proses pemiskinan yang terjadi di negeri ini. Sama dengan sebuah rumah tangga, dia bisa tampil glamour dan makan terus menerus – tetapi dengan menjual aset riilnya setiap saat, bisa ditebak akhirnya akan seperti apa.

Maka menjadi tantangan para (calon) pemimpin negeri ini – yang tahun ini pada berlomba  rumongso iso (merasa bisa) – memakmurkan negeri ini, bagaimana memakmurkan penduduk negeri ini dengan cara yang riil,  bukan sekedar angka dan bukan dengan cara menguras sumber daya alam. Bagaimana penduduk negeri ini bisa makmur yang sesungguhnya tanpa harus menjual aset-aset kita berupa hasil tambang, hutan dan sejenisnya.

Salah satu indikatornya ya kembali ke cadangan emas di atas. Bila hutan di tebang kita sulit untuk tahu berapa banyak hutan kita berkurang, bila minyak dan gas dikuras – kita juga tidak mudah untuk tahu berapa banyak yang masih tersisa. Tetapi bila orang-orang diluar sana – yang terwakili oleh World Gold Council (WGC) saja tahu bahwa setiap tahun kita memproduksi 182.4 ton emas, lha kok cadangan emas di dalam negeri setelah 68 tahun merdeka hanya kurang dari ½ produksi emas setahun – maka jelaslah ini mengindikasikan bahwa kita ‘makan’ emas itu – i.e. kita tukar dengan bad money kemudian untuk membiaya impor bahan makanan kita, gandum, daging, susu sampai juga minyak.

Lantas bagaimana solusinya agar kita bisa makmur tanpa ‘makan’ emas, minyak , gas dlsb yang bersifat non-renewable resources ? Jawabannya ya kita harus menanam makanan kita sendiri – kita harus makan dari sumber yang renewable. Petunjuknya-pun jelas, bahwa negeri yang baik –  Bukan negeri tambang – yang penduduknya makan dengan menguras isi perut bumi, bukan pula negeri hutan yang penduduknya makan dengan menebang hutan sampai gundul. Wa Allahu A’lam.

31 Desember 2013

Resolusi Untuk Hari Esuk Yang Lebih Baik…

Hari kemarin adalah hari yang sudah lewat, tidak ada yang bisa kita lakukan lagi untuk hari kemarin. Hari esuk belum tentu milik kita, kita hanya bisa berharap dan memohon agar diberi kesempatan untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan kita selama ini. Hari inilah hari yang milik kita sesungguhnya, hari dimana kita menerima hasil karya kita di hari kemarin, hari untuk berbuat sebaik yang kita bisa dan hari untuk merencanakan hari esuk yang lebih baik lagi. Lantas apa yang seharusnya ada di wish list kita untuk hari esuk ?

Seperti anak kecil yang ingin ini - ingin itu banyak sekali, berikut adalah sebagian wish list (daftar keinginan) yang insyaAllah baik untuk kita semua :

·       Kita ingin ditolong Allah dalam setiap urusan kita, sebab siapa lagi yang bisa menolong kita selain dari Dia ?
·       Kita ingin menjadi orang “bejo”, selalu beruntung dalam segala hal, sebab siapa yang mau merugi ?
·       Kita ingin selalu mendapatkan rakhmat dan karuniaNya, karena apa ada pemberian yang lebih berharga dari rakhmat dan karuniaNya ini ?
·       Kita tidak ingin galau dan bersedih hati untuk hal-hal yang kita hadapi.
·       Kita ingin akhir yang baik bagi kehidupan kita.
·       Kita ingin selalu mendapatkan pahala atas apa yang kita lakukan dan tentu kita berharap surgaNya, karena siapa yang mau berada di neraka ?
·       Kita ingin (pertolongan) Allah hadir dalam setiap persoalan yang kita hadapi dan setiap karya yang kita lakukan, karena tidak ada pertolongan yang lebih baik dari pertolonganNya.
·       Kita ingin mendapatkan rezeki yang tanpa batas, rezeki yang bisa datang dari tempat-tempat yang tidak disangka-sangka.
·       Kita ingin Allah menyukai kita, Allah ridla terhadap yang kita lakukan.
·       Kita tidak ingin terkena tipudaya siapapun yang ingin mencelakakan dan merugikan kita.
·       Kita tidak ingin menjadi orang yang lemah, lesu dan orang yang ditaklukkan oleh musuh.
·       Kita ingin berkahNya melimpah dari langit dan dari bumi tempat kita berpijak ini.
·       Kita ingin menjadi pemakmur bumi yang sesungguhnya sampai Allah mempusakakan bumi ini pada kita.
·       Kita ingin dihapuskannya kesalahan-kesalahan kita dan diampuni dosa-dosa kita.
·       Kita ingin selalu mendapatkan kemenangan dalam kehidupan di dunia ini dan tentu juga di akhirat kelak.
·       Kita ingin terbebas dari guncangan-guncangan hari kiamat.
·       Kita ingin memiliki teman-teman abadi yang tidak akan berbalik menjadi musuh kita di akhirat nanti.
·       Kita ingin mendapat petunjuk demi petunjuk untuk setiap langkah demi langkah yang kita lakukan.
·       Kita ingin mendapatkan pengajaranNya langsung, karena siapa lagi yang bisa memberi kita ilmu lebih dari yang Dia berikan ?
·       Kita ingin menjadi orang yang paling mulia disisiNya, karena tidak ada kemuliaan lain yang bisa menandinginya.
·       Kita ingin memiliki jalan keluar dari setiap persoalan yang kita hadapi, dan kemudahan dalam setiap urusan kita.

Dan tentu saja kita ingin semua keinginan yang sangat buanyak tersebut terpenuhi semua ! Pertanyaannya adalah bagaimana semua  keinginan tersebut akan bisa terpenuhi ?

Jawabannya hanya satu, yaitu berusaha secara maksimal tanpa lelah untuk menjadi orang yang bertakwa. Takwa adalah an on going process – proses yang terus menerus tanpa henti, sampai akhir hayat kita hendaklah kita menjadi orang yang terus menerus memperbaiki ketakwaan ini.

Sebagaimana sebuah proses, untuk bisa berjalan terus menerus tanpa henti – dia memerlukan pula input atau masukan – yang juga terus menerus tidak boleh berhenti – tidak boleh berhenti seperti berhentinya pabrik yang kehabisan bahan baku.

Apa input atau masukan dari sebuah proses yang bernama takwa ini ? daftar pada table dibawah adalah yang saya kumpulkan dari sekitar 160-an ayat-ayat  Al-Qur’an yang membahas tentang takwa.

Lantas apa out-put-nya ?, ya antara lain daftar panjang di wish list kita tersebut di atas. Hanya dengan input yang benar sebuah proses akan menghasilkan output yang diharapkan. Maka  input inilah yang menjadi daftar things to do kita untuk hari ini dan hari esuk yang lebih baik. InsyaAllah.


Takwa : Input & Output

Bila list tersebut kurang jelas, Anda bisa men-download-nya dari link ini.

Disclaimer

Meskipun seluruh tulisan dan analisa di blog ini adalah produk dari kajian yang hati-hati dan dari sumber-sumber yang umumnya dipercaya di dunia bisnis, pasar modal dan pasar uang; kami tidak bertanggung jawab atas kerugian dalam bentuk apapun yang ditimbulkan oleh penggunaan analisa dan tulisan di blog ini baik secara langsung maupun tidak langsung.

Menjadi tanggung jawab pembaca sendiri untuk melakukan kajian yang diperlukan dari sumber blog ini maupun sumber-sumber lainnya, sebelum mengambil keputusan-keputusan yang terkait dengan investasi emas, Dinar maupun investasi lainnya.