Pergerakan Harga Dinar 24 Jam

Dinar dan Dirham

Dinar dan Dirham
Dinar adalah koin yang terbuat dari emas dengan kadar 22 karat (91,7 %) dan berat 4,25 gram. Dirham adalah koin yang terbuat dari Perak Murni dengan berat 2,975 gram. Khamsah Dirham adalah koin yang terbuat dari Perak murni dengan berat 14,875 gram. Di Indonesia, Dinar dan Dirham diproduksi oleh Logam Mulia, unit bisnis dari PT Aneka Tambang, Tbk, dan oleh Perum PERURI ( Percetakan Uang Republik Indonesia) disertai Sertifikat setiap kepingnya.

14 Februari 2009

Harga Emas yang terus menguat terhadap seluruh mata uang kertas ..


Akhir tahun lalu saya menyajikan prediksi harga emas yang dibuat oleh Citi Group, dan juga prediksi saya sendiri dua minggu kemudian.

Kali ini saya sajikan prediksi harga emas oleh Merill Lynch pemain utama dunia dibidang corporate finance dan investment banking. Merril Lynch memperkirakan bahwa dalam 12 -15 bulan kedepan harga emas dunia akan mencapai US$ 1,500,-/oz atau naik sekitar 67 % dari harga sekarang.
Estimasi Merrill Lynch yang tidak jauh dari estimasi saya ini didasari oleh ketakutan pasar akan terus menurunnya daya beli US Dollar – yang menurut mereka akan berujung pada kenyataan – bahwa daya beli US$ (dan juga mata uang kerttas lainnya) memang bener-bener menurun.

Masih menurut Merril Lynch kenaikan ini akan bertahap, dari harga sekarang dikisaran US$ 913/oz akan naik menjadi US$ 1,100/oz pada kwartal ini, kemudian menjadi US$ 1,150/oz kwartal depan dan akan terus beranjak mencapai US$ 1,500/oz kwartal pertama atau kedua tahun depan.
Yang menarik adalah, kenaikan harga emas kali ini terjadi ditengah menguatnya US$ terhadap berbagai mata uang kuat dunia. Artinya apa ini semua ?, bila dengan mata uang yang paling kuat di dunia saat ini saja (US$) harga emas terus menanjak – terhadap mata uang lain yang lebih lemah tentu harga emas lebih tinggi lagi kenaikanya.
Kita sudah saksikan di Indonesia, harga emas (dan tentu harga Dinar) mencapai titik tertinggi pekan lalu. Di belahan dunia lain-pun demikian. Terhadap mata uang kuat Inggris, harga emas juga mencapai titik tertingginya pekan lalu – lihat illustrasi pada grafik di atas. Grafik yang sama dengan grafik tersebut juga akan kita jumpai pada Euro, Swiss Franc dan Dollar Australlia.
Harga emas yang terus menguat terhadap seluruh mata uang kertas ini terus terang menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi saya; saya khawatir prediksi John Naisbitt bahwa orang akan meninggalkan mata uang nasional menuju mata uang privat (benda-benda riil yang memiliki nilai intrinsik) – terjadi lebih cepat dari yang diperkirakannya.
Bila hal ini terjadi lebih cepat, sedangkan tangan-tangan umat Islam belum banyak berbuat unttuk menyiapkan system pengganti dari systtem keuangan ribawi...maka bisa jadi belum terpenuhi syarat yang disebutkan disurat Al Hasyr ayat 2 : “...mereka memusnahkan rumah-rumah mereka dengan tangan mereka sendiri dan tangan orang-orang yang beriman. Maka ambillah (kejadian itu) untuk menjadi pelajaran, hai orang-orang yang mempunyai pandangan.”
Artinya apa ? kalau tangan-tangan kita belum siap berbuat - bisa jadi system yang menggantikan uang kertas bukan system Dinar yang adil – tetapi entah system dhalim apa lagi yang akan muncul. Na'udzubillahi min dzalik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

silakan masukkan komentar dan pertanyaan anda disini

Disclaimer

Meskipun seluruh tulisan dan analisa di blog ini adalah produk dari kajian yang hati-hati dan dari sumber-sumber yang umumnya dipercaya di dunia bisnis, pasar modal dan pasar uang; kami tidak bertanggung jawab atas kerugian dalam bentuk apapun yang ditimbulkan oleh penggunaan analisa dan tulisan di blog ini baik secara langsung maupun tidak langsung.

Menjadi tanggung jawab pembaca sendiri untuk melakukan kajian yang diperlukan dari sumber blog ini maupun sumber-sumber lainnya, sebelum mengambil keputusan-keputusan yang terkait dengan investasi emas, Dinar maupun investasi lainnya.